Akad Wakaf Ketaon Banyudono Boyolali
Oleh : Administrator | pada: Selasa, 29 Mei 2012

Pada hari Senin tanggal 28 Mei 2012 Yayasan Nur Hidayah Surakarta resmi menerima tanah wakaf yang ditandai dengan akad wakaf yang diselenggarakan di Kantor Urusan Agama Kecamatan  Banyudono. Acara yang dipimpin oleh Bapak Sholeh, Kepala KUA Kecamatan Banyudono berlangsung dengan khidmat. Ikrkar wakaf dibacakan oleh wakif yakni Ibu Kiptiyah yang disaksikan oleh Bapak Cipto (orang tua ibu Kiptiyah), Bapak Supardjo selaku Kepala Desa Kateguhan, dan Bapak Sardjono selaku Bayan Dusun Ketaon. Sedangkan dari pihak nadzir diwakili oleh Ketua Umum Yayasan Nur Hidayah Surakarta Drs. H. Wiranto, M.Kom., M.Cs. yang juga disaksikan oleh Ketua Bidang Sosial Bapak Muji Tri Priyono, Ketua Bidang Sarpras Bapak Sholikun, Sekretaris Bapak Aspriyanto, dan Bendahara Bapak Drs. Djoko Pramono.

Tanah wakaf yang diterima ini terletak di Dusun Ketaon, Banyudono, Boyolali yang terdiri dari 2 (buah) sertifikat dengan luas 266 m2 dan 267 m2. Tanah wakaf tersebut karena berada di daerah pedesaan, akan dipergunakan untuk Panti Asuhan Agro Putri. Konsep panti asuhan agro ini adalah bagaimana mengajarkan anak asuh dalam memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya khususnya pertanian, peternakan, dan perikanan untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya. Penerapannya adalah panti asuhan yang akan dibangun berbeda dengan 4 gedung panti asuhan sebelumnya yaitu rumah besar, 2 lantai sehigga bisa menampung 30-an anak asuh. Sedangkan panti asuhan agro adalah sebuah rumah huni kecil, bersih, rapi, dan sedap dipandang mata yang menampung maksimal 10 anak asuh, sisa lahan direncanakan akan ditanam berbagai macam tumbuhan yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan keseharian para anak-anak, baik berupa sayuran, buah, dan lain-lain, dengan harapan anak-anak bisa belajar life skill berbasis agro. Tentunya fasilitas pendukung lainnya seperti yang dimiliki panti asuhan sebelumnya juga akan disediakan.



Developed by: ICT Nur Hidayah